TEMAN YANG BAIK & YANG BURUK
Rasaluhhah shallallah’alaihiwasallam dalam sebuah hadist shahis bersabda, “Perumpamaan teman yang baek dan teman yang buruk gambarannya adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi.
Penjual minyak wangi mungkin akan memberikan minyak wangi kepadamu, atau engkau akan membeli minyak wangi darinya, atau setidak-tidaknya engkau akan medapatkan bau semerbak wangi (dari minyak yang ia jual). Adapun bersama tukang pandai besi, engkau bisa terbakar karna apinya, atau jika tidak engkau akan mendapati bau hangus darinya.”
Dalam sabda ini, Nabi menjelaskan mamfaat yang kita akan dapatkan jika kita gemar berteman dengan orang yang baik, dan sebaliknya Nabi juga akan menjelaskan kerugian yang kita akan dapatkan apabila berteman dengan orang yang buruk ahlaknya.
Jadi secara tidak langsung ini merupakan perintah dari Nabi agar kita memilih orang yang baek sebagai teman karib atau teman dekat kita. Sebaliknya beliau melarang kita untuk menjadikan orang-orang yang jahat sebagai teman karib kita, Secara garis besar para ulama sendiri membagai teman menjadi empat macam.
Pertama, Teman yang seperti makanan, kita setiap hari pasti membutuhkan makanan. karna tanpa makanan kita akan mati, Makanan adalah sesuatu yang bisa membuat kita terus bertahan hidup. Demikian pula kita membutuhkan teman yang seperti ini, Teman yang bisa menjaga kelangsungan hidup kita, baek secara jasmani maupun secara rohani, Rekan kerja dan rekan bisnis kita adalah contoh teman yang bisa menjaga kelangsungan hidup kita secara jasmani. Ulama, pembimbing dan guru adalah contoh teman yang bisa menjaga kelangsungan hidup kita secara rohani. Itulah teman-teman yang senantiasa kita butuhkan setiap saat.
Kedua, teman yang seperti obat, Namanya obat pasti hanya kita perlukan pada saat kita sakit saja. Disamping itu, jenis obat yang kita kosumsi pun harus sesuai dengan sakit yang kita derita. Demikian pula takaran atau dosisnya pun harus tepat, tidak boleh berlebihan. Seperti inilah teman yang hanya kita butuhkan pada saat-saat tertentu saja. Tidak setiap saat kita membutuhkan kehadirannya. Demikian pula kita hanya perlu berhubungaan dengannya seperlunya saja dan tidak boleh sampai berlebihan.
Ketiga, teman yang seperti penyakit. Tentu saja teman yang seperti ini tidak bisa kita jadikan teman karib. Akan tetapi, bukan berarti kita sama sekali memutus hubungan dengannya, Karna secara ilmu kedokteran ada banyak jenis penyakit. Ada penyakit yang ringan, ada penyakit yang sedang, dan ada juga yang parah. Demikian pula teman yang satu ini, Keadaannya berbeda dan bertingkat-tingkat. Namun bagaimanapun, ia tetap berpotensi menularkan penyakit kepada diri kita. Kerena itu kita harus tetap berhati-hati ketika berinteraksi dengannya.
Keempat, teman yang seperti racun. Teman yang seprti ini adalah teman yang mematikan!!! Sama sekali tidak ada kebaekannya bagi diri kita, Ia juga hampir-hampir tidak memiliki peluang lagi untuk berubah menjadi baik. Karena itu, kita harus ekstra waspada terhadap orang-orang semacam ini. Untuk kita jadikan sebagai seorang teman.
Jadi kesimpulannya, kalau kita lihat secara akal sehat, atau mengabil makna dari ganbaran atau istilah di atas, Teman macam Pertama dan Kedua inilah yang kita jadikan sebagai teman karib atau teman dekat dalam pergaulan atau kehidupan sehari-hari yang kita jalani. Sebaliknya pertemanan dengan orang-orang yang gemar bermaksiat dan dalam rangka kemaksiatan adalah fatamorgana. Pertemanan dengan mereka adalah pertemanan yang bersifat semu. Sekalipun di dunia ini pertemanan semacam ini bisa berlansung akrab, tetapi pada hari kiamat kelak pasti akan menjadi penyesalan yang besar buat kita nanti.
NB : Pertemanan dengan orang-orang yang baik ahlaknya dan shaleh akan menjadi pupuk bagi keimanan kita. Pertemuan dengan mereka akan menyegarkan dan meningkatkan keimanan kita. Nasihat-nasihat mereka ibarat siraman air di tanah yang tandus. Berbagai hal yang bermamfaat akan tercipta dari pertemanan dengan mereka.
Jadilah Manusia yang bijak dalam menyikapi atau menyelesaikan masalah

1 komentar:
bwt Bpk Adrian Hidayat Maulana Pasha, A.Md
lo bleh blg 1 ktaaaaaa j,
KEREEEEN....
y mdh2h it bkn hnya skdar tlisan j dr seorg 'SANG PUJANGGA'
good luck 4 u,
always....
Poskan Komentar